Posted in Resensi

Beautiful Soul – Stefiani E. I.


Judul Buku   : Beautiful Soul

Pengarang    : Stefiani E.I.

Penerbit       : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Terbit             : April 2012

Tebal              : 208 halaman

*****

Ame, cewek dingin dan keras kepala yang menginjak usia 17 tahun belum pernah sekali pun merasakan jatuh cinta. Semua cowok bertampang Tom Cruise yang mencoba mendekatinya malah Cuma dianggap angin lalu.

Tapi kehidupannya berubah ketika tiba-tiba sekolahnya kedatangan murid baru, Steven Williams, bule freak yang dikutuk Ame sebagai Limited Edition Devil of The Year. Setiap ada kesempatan mereka selalu bertengkar. Namun, Steven satu-satunya orang yang bisa membuat hati Ame luluh dengan caranya sendiri.

*****

Beautiful Soul, teenlit karya Stefiani E.I. Baru pertama kali ini dengar namanya. Penulis baru, kah? Dan benar aja. Waktu baca tentang penulisnya, di situ dituliskan kalau si penulis ternyata kelahiran 1994. Masih muda yah? Seumuran eonniku😀

Beautiful Soul bercerita tentang Ame, yang mempunyai nama lengkap Amore Acresia Christine. Namanya keren yah? Hehehe. Gadis 17 tahun ini belum pernah sekalipun merasakan cinta. Walaupun banyak lelaki yang menyatakan cinta padanya, namun tak satupun yang berhasil merebut perhatiannya. Alasannya? Karena ia masih terpaku pada satu lelaki yang di masa lalu dulu pernah menyelamatkan nyawanya. Lelaki tampan manapun yang mengaku menyukainya harus menelan ludah karena tak pernah sekalipun Ame membalas perasaan mereka. Termasuk Rama.

Rama, sudah terang-terangan mengejar Ame sejak 2 tahun lalu. Lelaki yang sangat gigih mengejar Ame ini bahkan mempunyai panggilan khusus buat Ame, yaitu Amore –nama depan Ame. Walaupun Ame menolak mentah-mentah panggilan yang Rama berikan untuknya dan kehadiran lelaki itu di sampingnya, Rama tetap saja tak menyerah. Sampai akhirnya datang murid baru bernama Steven.

Steven Williams, murid bule keturunan Amerika ini waktu pindah langsung jadi perhatian satu sekolah. Tentu saja kecuali Ame, yang sama sekali tak tertarik dengannya. Dia justru kesal dengan bule freak itu karena selalu mengganggunya. Beruntungnya gadis itu, Steven ternyata kebagian tempat duduk di samping Ame. Dan lengkaplah sudah kesialannya. Karena tingkah Steven yang membuat ia membenci lelaki itu, Ame memberikan julukan “Limited Editon Devil of The Year” untuk Ame.

Namun, pandangan Ame pada Steven berubah ketika ia mengetahui kalau Steven tak seperti tipe lelaki yang kebanyakan ia benci. Perlahan-lahan Ame mulai merasa nyaman ketika Steven berada di dekatnya. Dan sikap Steven terhadap Ame pun semakin hari semakin membaik, tak seburuk saat mereka pertama kali bertemu. Ame pun mulai merasa yang aneh pada perasaannya.

Tapi sekali lagi. Keberadaan Rama, pengejar cintanya, mengganggu hubungannya dengan Steven. Rama selalu berusaha agar Steven tak berada dekat-dekat dengan Ame. Awalnya Ame masih bisa terima dengan tingkah laku Rama. Tapi lama kelamaan ia mulai tak suka. Karena Ame akhirnya sadar kalau ia mulai jatuh hati pada bule freak yang dulu ia anggap devil itu.

Masalah mulai muncul ketika Ame akhirnya tahu, ada hubungan antara Rama dan Steven yang membuat 2 lelaki itu sering bertengkar. Juga rahasia pekerjaan orang tua Steven yang sering disebut orang sebagai ‘bisnis kotor’, serta terungkapnya misteri tentang siapa lelaki yang pernah menolong Ame di masa lalu dulu dan membuatnya rela menjomblo hanya karena menunggu lelaki itu.

Tak mau berkomentar lebih dari novel ini. Yup. Aku suka bahasa yang dipakai. Mungkin karena bahasa yang digunakan penulis tak terlalu jauh dari indera penangkapku –selisih umur hanya 2 tahun serta penulis yang sepertinya orang Semarang. Dan lagi, cerita cinta yang diungkapkan juga tak terlalu terbuka. Maksudnya, walaupun Steven lama besar di Amerika, dia diceritakan sebagai tokoh yang menjunjung tinggi kesopanan *halah* dalam kehidupan cintanya. Tak dibahas pergaulan bebas yang biasa ada di Amerika, tak seperti novel lainnya. Aku suka yang kayak gini. Masih kecil soalnya, hehehe.

Untuk cerita. Lagi-lagi cerita yang berkaitan dengan tokoh di masa lalu. Yaa… Sudah sering ditemui, ya? Mungkin tema itu lagi ngetrend? Bisa bikin bosen sebenarnya. Tapi… Tergantung penulisnya sih mau mengolah seperti apa biar nggak bosenin.

Kalau di Beautiful Soul ini sendiri, kejadian di masa lalu nggak terlalu banyak berhubungan dengan masalah lainnya sih. Hanya sedikit, namun menjadi kunci alasan kenapa Ame nggak pernah jatuh cinta sama lelaki lain.

Jujur, aku belum ketemu hubungan antara judul teenlit ini dan ceritanya, hehehe. Maaf. Apa yang dimaksud itu jiwanya Ame atau Steven? Entahlah… Mungkin ini hanya aku yang mengalami, atau… ada yang seperti aku juga?

But, overall, teenlit ini lumayan, nggak bikin bosen. Bahasa yang digunakan juga enak, nggak sulit tuk dipahami. Good job deh buat Kak Stefiani. Semakin berkarya, yah😀

credit: amouradilla@cassieva.wordpress.com

Penulis:

- 96's line - Shim Changmin

One thought on “Beautiful Soul – Stefiani E. I.

  1. Kenapa gak di buat film layar lebar aja? Biar keliatan kalau di filmkan sperti apa😀
    Pasti lebih seru ! Good job bwt kak stefiani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s