Posted in Film, Korea

(KMovie 2010) A Long Visit – Kunjungan Terakhir


 

A Long Visit aka Mom

Details

  • Movie: A Long Visit / Woman’s Mother (literal title)
  • Revised romanization: Chinjung Eomma
  • Hangul: 친정엄마
  • Director: Yoo Sung-Yup
  • Writer: Jang Hye-Sun, Ko Hye-Jeong
  • Producer:
  • Cinematographer:
  • Release Date: April 22, 2010
  • Runtime: 107 min.
  • Distributor: SidusFNH
  • Language: Korean
  • Country: South Korea

Plot

Ibunda Jisuk (Kim Hae-Suk) selalu bangga pada putrinya, Jisuk (Park Jin-Hee) dan bersedia melakukan apapun untuknya. Jisuk sangat berterimakasih atas perhatian ibunya itu, tapi pada ssat bersamaan ia juga memprotes tindakan ibunya yang terlalu baik memperlakukan dia seperti seorang bayi walaupun dia sudah menikah dan juga menjadi seorang ibu. Kemudian suatu hari, Jisuk membuat kunjungan kejutan untuk ibunya dan mengajak ibunya untuk berjalan-jalan.

Cast

Additional Cast Members:

Film Festivals

*****

Assalammualaikum Wr. Wb.

Annyeong ~~

Satu lagi film sedih. Judulnya A Long Visit aka Eomma. Udah keliatan dari judulnya kalau cerita film ini berkisah tentang seorang ibu. Dan tentu saja benar, hehe.

Dapet film ini dari temen. Katanya bagus dan mengharukan. Terus dia bilang kalau aku yang nonton mungkin tissue sekardus bakal habis, alias nangis kejer. Nyindir nih ceritanya -__- Tapi ternyata sindirannya itu benar *eh. Aku nangis. Walaupun nggak sekejer waktu nonton More Than Blue.

Bercerita tentang Ji Suk. Diperankan oleh Park Jin Hee, yang dulu jadi lawan mainnya Kim Bum di Still Marry Me. Ji Suk seorang wanita yang sangat dimanja ibunya. Dari kecil dia selalu dijadikan nomor satu sama ibunya, diperlakukan layaknya ratu, diperhatikan selalu, segala keinginannya dipenuhi, pokoknya selalu jadi perhatian ibunya deh. Padahal ia juga punya adik cowok. Tapi adiknya malah sering dimarah ibunya daripada dimanja kayak dia. Mungkin ini karena anak perempuan ibunya tinggal dia seorang. Dulu ia juga punya saudara perempuan, tapi udah meninggal.

Bukannya senang diperhatikan sama ibunya Ji Suk malah kesal. Gimana nggak kesal?! Ibunya itu memperlakukan dia seolah dia itu masih kayak anak kecil. Terlalu memanjakan dia gitulah. Padahal dia sendiri udah besar. Bahkan sampai ia menikah dan punya anak ibunya juga masih memperlakukan dia seperti waktu dia kecil.

Karena salah satu pengorbanan ibunya, akhirnya Ji Suk tersentuh. Dia jadi nggak terlalu benci sama ibunya. Walaupun tetap masih aja seirng marah-marah sama ibunya.

Nah, sikap dia mulai berubah. Awalnya ibunya sendiri sampai kaget. Nggak biasanya Ji Suk bersikap seperti itu. Ji Suk yang udah menikah tinggal di kota, tiba-tiba kembali di desa dan menjenguk ibunya. Sendirian, tanpa suami dan anak bersamanya. Sang ibu mengira kalau Ji Suk sedang bertengkar sama suaminya, tapi kalau ditanya Ji Suk cuma tersenyum dan nggak mengiyakan juga.

Waktu Ji Suk pulang kampong tiba-tiba itu, sikap Ji Suk bener-bener berubah. Dia gantian memperlakukan ibunya layaknya ia diperlakukan ibunya sewaktu kecil dulu. Mengajaknya beli baju baru, makan makanan mahal, jalan-jalan, sampai bikin foto berdua. Awalnya ibunya seneng-seneng aja waktu sikap Ji Suk berubah baik. Tapi akhirnya ia sadar, ada rahasia yang Ji Suk sembunyikan dari dia.

Rahasia itu mulai terbongkar waktu ponsel Ji Suk ada telepon dari suaminya dan Ji Suk lagi di belakang. Akhirnya si Ibu yang angkat. Yang ia tahu Ji Suk lagi berantem sama suaminya, ternyata bukan. Suami Ji Suk awalnya nggak mau bilang alasan kenapa Ji Suk tiba-tiba ingin pulang ke rumah ibunya sendirian. Tapi akhirnya, karena ia juga nggak tahan, ia jujur sama sang mertua. Dia bilang kalau Ji Suk sakit parah dan hidupnya nggak bakalan lama. Makanya dia ingin habisin waktu terakhir di hidupnya buat bersenang-senang sama ibunya.

Ibunya langsung nangis begitu tahu. Dan begitulah ceritanya. Aku paling tersentuh waktu ibunya nangis terus jerit-jerit. Intinya dia rela penyakit Ji Suk buat dia aja asalkan anak perempuannya itu bisa tetap hidup bahagia. Hiks T__T

Dari film ini, kita bisa banyak mengambil pelajaran. Bagaimana seorang putri dan putra tentu saja, harus memperlakukan ibunya sebaik mungkin. Nggak boleh dipungkiri, ibu kita lah yang udah melahirkan dan merawat kita sampai seperti sekarang ini. Eommaaa, Gomawoyooo T__T Jangan sampai kalian baru sadar ketika waktu kita sama orang tua kita tinggal sebentar sekali.

Kedua, memang benar ya. Sesuatu yang kita miliki akan terasa berharga saat kita sudah kehilangannya. Ji Suk baru sadar kalau ibunya itu berharga waktu dia udah kena penyakit parah. Untungnya dia masih ada kesempatan buat bahagiain ibunya. Kalau nggak?

Yap. A Long Visit, sebuah film yang sangat menyentuh hati. Bertema keluarga, cocok ditonton bagi siapa saja. So, bagi kalian yang sedang mencari film sedih berlatar keluarga, khususnya ibu, film ini pas banget😀

Sekian ~~

Annyeong ~~

 

Credit:

Source: asianwiki

Posted by: amouradilla@cassieva.wp.com

 

 

 

 

Penulis:

- 96's line - Shim Changmin

One thought on “(KMovie 2010) A Long Visit – Kunjungan Terakhir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s