Posted in Constellation's Series

Happy Seventeen (Eighteen)!


Happy Seventeen, Eighteen!

Annyeong!

Happy Birthday to ME!

Emm, sebenernya ini untuk diposting tanggal 26 Mei kemarin. Tapi karena banyak masalah aku tunda sampai hari ini. Nggak papa. Toh aku punya dua tanggal lahir, wkwkwk.

Seperti judul di atas, aku udah 17 tahun sekarang. Nggak tau harus senang atau gimana. Nggak percaya kalau aku keluar dari perut eommaku udah 17 tahun. Alhamdulillah.

Kalau di Korea, umurku 18 tahun dong, yah? Seperti apa yang Siwon bilang di Reply 1997 bahwa di usia 18 (berarti usia 17 Internasional), kita bisa tertawa dan menangis hanya karena hal-hal sepele. Tapi sungguh, di usia itu, kita lebih kuat dan tangguh daripada orang dewasa.

Aku? Iya, bener. Aku bisa tertawa dan menangis hanya karena hal sepele. Tapi sungguh, kalau lebih kuat dan tangguh dari orang dewasa aku nggak yakin.

Bulan Mei kemarin aja aku nangis lebih dari satu kali. Bukan hanya karena hal sepele. Tapi karena kesalahan besarku yang akhirnya hanya bisa ditangisi, karena aku lebih memilih menangis daripada menyesal, walaupun sebenarnya menangis pun tak mengubah keadaan. Menyesal? Tentu saja. Siapa yang menyesal kalau mimpi yang udah dirajut sejak 4 tahun lalu, ah tidak, bahkan sejak 6 tahun lalu, hancur seketika gara-gara kecerobohan, keteledoran, dan… tidak tanggung jawab. Memalukan. 3 tahun lalu gagal, dan sekarang pun gagal. Bahkan sebelum mulai tantangan yang sesungguhnya, aku sudah gagal. Kalau saja waktu bisa diputar…. Oh, aku tahu! Hanya dongeng dan scifi yang aku biasa baca yang bisa memutar waktu. Dunia nyata? Jangan harap!

17 tahun. Kenapa usia itu sepertinya menjadi usia yang sacral, yah? Happy sweet seventeen, yah! Udah 17 tahun nih ye! 17 tahun nih, makan besar dong?! Memangnya ada apa dengan 17? Kenapa nggak 18? 19? Kenapa harus 17?

Aku usia 17 tahun. Aku usia 16 tahun. Dan tahun depan insyaallah aku usia 18 tahun. Apa ada yang berubah dari aku? Seharusnya ada. Seperti postingan lalu, change to be better. Tapi sepertinya, aku belum bisa jadi better. Stuck, stuck, stuck, lagi lagi stuck. Mau jadi apa nantinya?

Otte? Apa yang harus dilakukan agar aku pantas menjadi 17 tahun? Menahan tangis untuk hal yang tidak perlu sudah bisa. Dulu tapi. Setelah itu, gagal lagi. Menghilangkan penyesalan? Sungguh, itu sulit. Mencoba yang terbaik? Hanya itu yang bisa dilakukan, tapi begitulah aku. Hanya bisa berharap tidak diikuti perbuatan.

Aish. Molla. Hanya tinggal berdoa dan ikhtiar, berharap supaya hasil selama semester ini tidak mengecewakanku dan kedua orangtua. Sudah cukup aku buat mereka kecewa beberapa bulan terakhir ini. Dan aku tidak mau hal itu terjadi lagi. Semoga mendapatkan yang terbaik, amiin.

Sekali lagi, happy birthday to myself! 17 tahun nggak pantes buat nangis lagi! Cengeng! Inget itu! Sekian, dan…

Annyeong !

★★★★★

Penulis:

- 96's line - Shim Changmin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s