Posted in Drabble, Fanfiction

Black and White


black and white

~ Kira’s Story Line ~

| EXO’s Kai & OC | Drabble (<500w) | Romance, Fluff | PG-13 |

:: DISCLAIMER ::

Cerita ini murni buatanku. Dont be a plagiator! Read, comment, like please~

Happy reading ~

*****

Rasanya? Kau ingin mencobanya?

*****

“Bagaimana rasanya?”

Kai menoleh. Ia menatap gadis di depannya itu tak mengerti. Gadis itu tampak menelan ludahnya sekilas sebelum akhirnya melanjutkan. “Melihatnya setiap hari… Err… Hitam dan putih.”

Raut wajah Kai berubah dan gadis itu menyadarinya. Segera ia menunduk, takut. Ia berdecak kesal, merutuki dirinya sendiri karena menanyakan hal tidak berperasaan seperti itu pada Kai.

“Rasanya?”

Itu suara Kai.

Gadis itu segera mendongak. Seketika ia tersentak begitu melihat wajah Kai. Ia pikir lelaki itu akan memarahinya, atau mungkin –lebih parah– membencinya. Namun apa ini? Tak terlihat segurat emosi marah pun di wajah Kai. Lelaki itu justru tampak berpikir, menganggap serius pertanyaan tadi.

“Kau ingin mencobanya?” Kai balas bertanya, dengan raut wajah serius yang terkesan dibuat-buat. Namun cukup membuat nyali gadis di hadapannya itu menciut.

Gadis itu tergelak. Dengan cepat ia menggeleng.

Kai menatap gadis itu lekat kemudian terkekeh pelan. “Percayalah, ini bahkan berkali-kali lebih baik daripada aku tak bisa melihat sama sekali.”

Gadis itu menelan ludahnya. Sekali lagi ia menunduk. “Maafkan aku,” ujarnya pelan.

Kai hanya menaikkan kedua alisnya, tanpa berbicara. Seakan menunggu gadis itu melanjutkan ucapannya.

Gadis itu menghela napas panjang sebelum akhirnya memberanikan diri mengangkat wajahnya dan menatap Kai penuh rasa bersalah. “Maafkan aku. Jika kau yang menggunakan donor itu terlebih dahulu, dan tidak membiarkan aku menerimanya dulu, kau pasti takkan seperti ini.”

Kai terdiam. Memang benar. Jika waktu itu dia dulu yang menggunakan donor mata itu, mungkin hasilnya takkan seperti ini. Namun semuanya sudah terjadi. Ia tak bisa menyalahkan gadis itu atau membencinya. Karena saat itu, ia sendiri yang membiarkan gadis itu menerima donor yang seharusnya untuknya dan lebih memilih menggunakan donor setelahnya.

Kai menghela napas panjang. Seulas senyum terpampang di wajah tampannya. “Tidak apa. Itu bukan salahmu. Aku yang menyerahkannya untukmu. Jadi sekali lagi, jangan pernah merasa bersalah padaku. Aku tidak suka.”

Kai berhenti sejenak untuk menarik gadis di depannya itu lebih mendekat ke arahnya. Gadis itu masih saja menunduk. Tak berani menatap Kai. “Lagipula… dengan mata ini pun aku masih bisa melihat. Dan… aku pikir pendonor ini tidak salah ketika mengatakan matanya normal.”

Tanpa sadar gadis itu mendongak. Wajahnya menatap Kai bingung. Apa yang ia bilang tadi? “Hah? Normal apa? Dia jelas-jelas menyembunyikan fakta kalau—”

Mulut gadis itu dibungkam begitu saja dengan jari telunjuk Kai di atasnya. Lelaki itu menyeringai tipis. “Ya. Mereka bilang dia buta warna. Tapi ku pikir mereka salah. Buta warna apa? Aku bahkan bisa melihat dunia ini lebih berwarna. Ah. Terutama saat kau di dekatku. Seperti ini.”

Sementara gadis berambut panjang itu hanya bisa terdiam mencerna semua perkataan Kai barusan, lagi-lagi Kai mengulas senyum. Ia merapikan anak rambut yang berantakan dan menyelipkannya di belakang telinga gadis itu. Tangannya berpindah ke kedua pundak gadis yang sudah mewarnai harinya selama ini, menatapnya lekat. Membuat gadis itu mau tak mau ikut mengarahkan fokusnya ke wajah Kai di depannya.

Kai tersenyum simpul. Sedikit menunduk, menyejajarkan bibirnya dengan telinga gadis di depannya. “Memberikan kesempatan padaku untuk melihat dunia seindah ini denganmu, aku… harus berterima kasih padanya, kan?”

***** END *****

Gimanaaaa? Mudeng nggak maksudnya? Hehe. Kalau nggak mudeng ya nggak papa, maklum ini emang rada gaje -.- Komen pliiisss ~ Gomawoong~

Penulis:

- 96's line - Shim Changmin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s