Posted in Confession of a Friend

:: Confession of a Friend :: #4 – Bad


Assalammualaikum.

Annyeong~!

Haaah… Aku memang tak pandai mengungkapkan perasaan. Terutama jika diungkapkan dalam perkataan. Paling-paling yang aku bisa lakukan hanya menangis, menangis, dan menangis. Bahkan di setiap perpisahan pun, walaupun banyak kata ingin keluar, pada akhirnya pun aku hanya diam, dan menangis sendirian.

Jika sekedar perpisahan, itu masih bisa aku hadapi. Toh setiap ada pertemuan pasti berakhir dengan perpisahan, lalu pertemuan baru lagi, dan perpisahan lagi. Begitu siklusnya.

Tapi ketika itu sampai pada hal comforting someone, aku benar-benar membenci diriku yang tak pandai mengungkapkan apa yang ada di otakku.

Aku bahkan tak mampu memberi ketenangan pada temanku saat ia berada di puncak terendah kehidupannya.

Ottoke? Apa aku termasuk teman yang jahat?

Yah. Memang bukan teman dekat sampai kau tahu setiap detail dirinya, bukan juga teman yang kau kenal dari SMA apalagi sekolah dasar, hanya sekedar teman yang baru kau kenal satu tahun ini. Dan baru sering berkomunikasi akhir-akhir ini. Itu pun karena urusan organisasi. Tapi tetap saja kita teman, kan? Tak peduli seberapa lama kita mengenal.

Bagaimana cara menghibur seorang teman yang sedang mengalami kesedihan yang belum pernah aku alami sebelumnya? Aku bahkan tak tahu. Sungguh tak tahu. Aku takut jikalau aku mencoba menghibur nantinya malah membuat ia kembali mengingat lukanya. Apa yang harus aku lakukan? Yang terlintas di benakku hanya sebuah pelukan. Karena bagiku sendiri sebuah pelukan mampu menenangkan lebih dari perkataan apapun. Tapi jika dalam kondisi seperti ini, dalam masa liburan dimana kalian terpisah beratus kilometer dan tak bisa bertatap muka langsung, apa yang bisa aku lakukan? What should i do for comforting her without bringing those sad memories again?

Hah. Aku benar-benar teman yang buruk. Maafkan aku.

Penulis:

- 96's line - Shim Changmin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s