Posted in Confession of a Friend

After a Long Time


Assalammualaikum wr.wb.

Annyeong~!

Bagaimana rasanya? Bertemu sahabat lamamu setelah 7 tahun tak bersapa? Aku pikir akan awkward, canggung, dan sebagainya. Terlebih kita tumbuh di lingkungan berbeda selama waktu itu. Salah satu temanku pun bertanya, “Gimana ketemuannya? Apa nggak canggung, kah?”

Aku pikir pun demikian.

Namun ternyata aku salah. Maafkan aku, sobat. Pemikiranku sedikit ekstrem kala itu. Sebut saja aku bodoh. Bukan teman yang baik, tak sepertimu. Dan aku  telah melupakan fakta kalau kau adalah temanku dan aku temanmu. Masih seperti itu. Entah itu tujuh tahun lalu atau pun sekarang. Maafkan aku.

Sampai bertemu lagi. Terima kasih bukunya. Aku pasti akan mengembalikannya, karena kita akan bertemu lagi. Entah satu tahun lagi, dua tahun lagi, tiga tahun lagi pun tak masalah. Insyaallah.

Semoga saat kita bertemu lagi nantinya, aku sudah berubah jadi orang yang lebih baik lagi. Dan untukmu, semangat! Semoga segera jadi hafidzah. Aku tunggu kabar darimu.

Dari ~s@habaTmu100%

(maafkan alay. tujuh tahun lalu alay masih dibilang keren soalnya).

Pati, 3 Agustus 2015.

Penulis:

- 96's line - Shim Changmin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s